Home / Headline / Kabupaten Maros / MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Maros Gelar “Analisis Soal AKM“

MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Maros Gelar “Analisis Soal AKM“

Maros–  Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP/MTs Kabupaten Maros  melaksanakan pertemuan rutin membahas pengembangan kompetensi siswa, Senin (11/04/2022) bertempat di Baruga A Kantor Bupati Maros.

Acara dibuka oleh Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Maros Hj Hasnah. Turut pula memberikan sambutan, Pengawas MGMP, Indra Jaya. Dalam sambutannya beliau mengajak para Guru Bahasa Indonesia untuk selalu fokus pada peningkatan kemampuan individu siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama. Inti dari pelaksanaan kegiatan ini yakni membahas mengenai Analisis Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang disertakan dengan Pembahasan Soal Ujian Sekolah Menengah Pertama (SMP).   

Kegiatan diikuti oleh para Guru Bahasa Indonesia dari sejumlah SMP se-Kabupaten Maros yang tergabung kedalam wadah MGPM Bahasa Indonesia Kabupaten Maros.  

AKM merupakan bentuk penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan para siswa-siswi agar mampu mengembangkan kapasistas diri dan kompetensinya. AKM juga mengutamakan adanya stimulus sehingga memerlukan analisis tingkat tinggi (HOTS) saat mengerjakan Soal AKM yang terdiri dari literasi teks informasi dan literasi sastra.

Supratman, salahsatu narasumber yang menyajikan materi khusus menekankan tentang AKM Literasi menjelaskan bahwa pengerjaan Soal AKM harus dilakukan secara mandiri oleh setiap siswa-siswi agar mereka dapat mengukur kemampuan dalam memahami, memanfaatkan, mengevaluasi dan merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah.   

“…..sekolah tidak boleh melaksanakan pembimbingan khusus dalam mengerjakan Soal AKM agar siswa dapat mengerjakan Soal AKM sesuai kemampuannya,” ujar Supratman.     

Diharapkan, melalui pengerjaan Soal AKM yang diberikan sekali setahun dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada siswa kelas 2 SMP/MTs tersebut, menjadi indikator kemampuan para peserta didik secara alami sebagai bahan survei kompetensi dan menilai aspek kenyamanan lingkungan belajar siswa-siswi.

Pengerjaan Soal AKM ini harus diselesaikan secara mandiri oleh siswa-siswi, namun demikian, guru juga dapat memperkenalkan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Soal AKM kepada siswa dan siswi di sekolah.   (DisKominfo)

Check Also

Jaga Netralitas ASN, TNI dan POLRI pada Pemilu 2024, Bupati Maros HAS Chaidir Syam Buka Kegiatan Sosialisai

Maros–  ASN memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

.