Home / Headline / Pada Puncak Peringatan HARGANAS XXIX Tahun 2022, Bupati Maros Didampingi Ketua TP-PKK Launching Program DASHAT dan Pembentukan Kampung KB

Pada Puncak Peringatan HARGANAS XXIX Tahun 2022, Bupati Maros Didampingi Ketua TP-PKK Launching Program DASHAT dan Pembentukan Kampung KB

Maros–  Dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas masyarakat di Kabupaten Maros, Pemerintah Kabupaten Maros me-launching Program Dapur Sehat (Dashat) dan Pembentukan Kampung Keluarga Bahagia yang kegiatannya berlangsung di Pelataran Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB), Jum’at (12/08/2022).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB) merupakan rangkaian Acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional(HARGANAS) XXIX Tahun 2022 tingkat Kabupaten Maros.

HARGANAS Tahun ini mengusung tema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting”. Kemeriahan HARGANAS diawali kegiatan jalan santai yang diikuti oleh Bupati Maros didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Maros  Hj Ulfiah Nur Yusuf, Unsur Forkopimda lainnya dan sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemkab Maros.

Usai pelaksanaan jalan santai, Bupati bersama rombongannya menyempatkan diri berkunjung ke Dapur Sehat untuk melihat atraksi demo pembuatan makanan sehat.

Bupati Maros HAS Chaidir Syam dalam sambutannya mengapresiasi para Penyuluh KB dan Penyuluh Stunting yang telah bekerja ekstra dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Maros mengingat berdasarkan data SSGI 2021, prevalensi stunting pada balita di Kabupaten Maros tercatat 37,5%, maka dari itu, Pemkab Maros terus berupaya menekan angka stunting di daerah ini. Beragam terobosan telah diupayakan, kali ini dengan Launchingnya Program Dapur Sehat yang juga diharapkan dapat membantu upaya pencegahan stunting di Desa.

“Dengan berbagai inovasi telah kita lakukan untuk menekan angka stunting pada balita, semoga melalui inovasi ini kita bisa mencegah stunting sejak dini, dimulai dengan keluarga yang sehat, keluarga yang bahagia sehingga melahirkan anak yang sehat, anak yang berkualitas,” ungkap Bupati Maros.

Maksud diadakannya Program DASHAT dan Kampung KB diharapkan menjadi salahsatu solusi pendukung menurunkan stunting di Kabupaten Maros. DASHAT sendiri diolah oleh masyarakat setempat menggunakan bahan pangan lokal dari wilayah kampung itu sendiri, sehingga selain memenuhi gizi, ini juga diharapkan meningkatkan income perekonomian masyarakat setempat.

Bupati juga mengimbau kepada masyarakat bahwa pada tanggal 20 Agustus nanti, bertepatan dengan Puncak Acara Dies Natalies UNHAS yang dilaksanakan di Kabupaten Maros, diagendakan penanaman bibit kelor di Kecamatan Tanralili, diharapkan masyarakat turut meramaikan dengan serempak menanam bibit kelor di halaman rumah masing-masing. Ini juga sebagai simbol pencegahan stunting dimana telah kita ketahui banyak manfaat yang terkandung dalam tanaman kelor.    (DisKominfo)

Check Also

Pada Acara Pencanangan Kampung Siaga Bencana, Bupati Maros HAS Chaidir Syam Dikukuhkan Sebagai Pembina TAGANA oleh Dirjen Kemensos

Maros–  Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial Republik Indonesia, Robben Rico mewakili Menteri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

.