Home / Headline / Bupati Maros HAS Chaidir Syam Menerima Secara Simbolis Bantuan Oksigen Konsentrator dari Presiden

Bupati Maros HAS Chaidir Syam Menerima Secara Simbolis Bantuan Oksigen Konsentrator dari Presiden

Maros-  Saat ini, kebutuhan oksigen terus melonjak seiring tingginya angka kenaikan kasus Covid-19. Per hari, kebutuhan akan oksigen bisa mencapai 2000 ton padahal produksinya hanya sekitar 1700 ton/hari. Dari sini diketahui masih terdapat gap yang cukup besar antara kapasitas produksi dan kebutuhan oksigen.

Untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis, Pemerintah Pusat memutuskan untuk menggunakan oksigen konsentrator sebagai pabrik oksigen mini. Alat ini lebih mudah digunakan dan hanya membutuhkan aliran listrik.

Kabupaten Maros menjadi salah satu dari 3 Kabupaten/Kota selain Kota Makassar dan Kabupaten Gowa yang menerima bantuan oksigen Konsentrator dari Presiden RI yang diserahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada Sabtu (07/08/2021) di Asrama Haji Sudiang. Plt Gubernur Sulsel A Sudirman Sulaeman bersama Bupati Maros HAS Chaidir Syam, Bupati Gowa dan Walikota Makassar turut mendampingi Panglima TNI pada kesempatan itu.

Penyerahan bantuan ini berlangsung seusai peninjauan Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) yang berlokasi di Asrama Haji Sudiang.

Bupati Maros HAS Chaidir Syam dalam akun medsosnya mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat atas bantuan ini. Selain itu, Beliau menyampaikan pesan Panglima TNI untuk menjadikan penggunaan masker dan isolasi mandiri sebagai kebiasaan baru.

“…..karena dengan menerapkan protokol kesehatan, sama saja kita menyelamatkan nyawa orang lain dari paparan Covid-19”  tiru Bupati dalam akun medsosnya.  (DisKominfo)

Check Also

Mendorong Pengembangan dan Pertumbuhan Perekonomian Desa, Bupati Maros Buka Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan BUMDes

Maros–  Upaya mendorong pengembangan dan pertumbuhan perekonomian desa melalui pembinaan dan pemberdayaan Badan Usaha Milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

.