Breaking News
- Dorong Ketahanan Pangan, Pemkab Maros Bersama Fapet Unhas Kembangkan Budidaya Ayam Alope di Tompobulu
- Ekonomi Maros Melejit 9,54 % di Triwulan I-2026, Tembus 3 Besar se-SulSel
- Terobosan Baru Layanan Jantung Di Maros, RSUD La Palaloi Segera Operasikan Cath Lab
- Pemkab Maros Pertahankan Opini WTP 14 Kali Berturut-turut
- Pemkab Maros Cairkan Gaji ke-13 Rp66 Miliar, Bupati: Prioritaskan untuk Biaya Sekolah
- Perkuat Daya Saing UMKM di Era Digital, Pemkab Maros – BBLSDM Komdigi Gelar Pelatihan AI
- Transformasi Pertanian Modern: Kementan Uji Coba Sistem PM-AAS di Maros, Targetkan Produksi 10 Ton Per Hektar
- Targetkan Kesejahteraan, Bupati Chaidir Syam Akselerasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Maros
- Optimalkan Efisiensi Energi, Pemerintah Kabupaten Maros Berlakukan Kebijakan WFH Tiap Jumat bagi 1.838 ASN
- Jemput Bola ke Desa, Disdukcapil Maros Percepat Urusan Administrasi Kependudukan lewat Program ‘SITANDUK’
Lambang Daerah

- Dasar dari lambang yang berbentuk PERISAI menggambarkan keuletan, ketangkasan dan kejujuran.
- BAJAK (Rikkala atau Pajeko) menggambarkan kehidupan masyarakat yang berorientasi pada bidang pertanian.
- KERIS TERHUNUS yang pangkalnya bertuliskan MAROS menggambarkan sifat patriotik rakyat.
- GUNUNG melambangkan keagungan dan air melambangkan pengairan serta daerah wisata.
- RANTAI MELINGKAR BERMATA 29 menggambarkan kekuatan dan persatuan rakyat.
- 17 BUAH PADI dan 4 KUNTUM BUNGA KEMIRI dan 5 HELAI DAUNNYA berada diatas sayap berbulu delapan mengingatkan kita terhadap detik proklamasi 17-8-1945.
- HURUF LONTARA’ menggambarkan dari tiga persekutuan masyarakat hukum adat.