Perkuat Daya Saing UMKM di Era Digital, Pemkab Maros – BBLSDM Komdigi Gelar Pelatihan AI

MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Koperindag dan UPTD PLUT bekerja sama dengan BBLSDM Komdigi Makassar menggelar pelatihan pemasaran digital berbasis kecerdasan artifisial (AI). Kegiatan ini berlangsung di Baruga B Kantor Bupati Maros pada Kamis (30/4/2026).
Pelatihan ini bertujuan membekali pelaku usaha lokal dengan teknologi mutakhir demi memperkuat daya saing dari level lokal hingga global.

Wakil Bupati Maros A. Muetazim Mansyur, S.T., M.Si yang membuka acara tersebut menekankan bahwa penguasaan teknologi harus dibarengi dengan legalitas usaha yang kuat.
“Kami berharap seluruh UMKM yang hadir sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Ini penting agar pemerintah daerah memiliki data akurat sebagai dasar pembinaan ke depan,” tegasnya.

Kepala BBLSDM Komdigi Makassar, Drs. Baso Saleh, M.I.Kom, menambahkan bahwa kolaborasi ini tetap menjadi prioritas pelayanan meski di tengah efisiensi anggaran. Sementara itu, Kabid PLUT Maros, Rostiah Basri, menyebut pelatihan ini sebagai jembatan transformasi dari metode manual ke digital.
“Pemanfaatan AI memungkinkan pemasaran dilakukan dari mana saja. Harapannya, kapasitas produksi meningkat dan akses pasar terbuka luas ke tingkat internasional,” ujar Rostiah.

Diikuti oleh 56 pelaku UMKM dan tenaga pendamping, pelatihan ini didesain secara praktis. Instruktur Komdigi, Farhan Rafsanjani, mengungkapkan bahwa 70% materi adalah praktik langsung agar peserta fasih menggunakan perangkat AI.

Seperti Optimalisasi Tools AI tentang Membedah karakter bisnis dan segmentasi target pasar secara akurat, Teknik Prompting yaitu Melatih peserta memberikan instruksi pada AI untuk memilih platform pemasaran yang tepat (misalnya TikTok untuk Gen Z), dan Produktivitas Efisien bertujuan Menjadikan AI sebagai asisten kerja untuk meningkatkan nilai tambah produk agar UMKM “naik kelas”.

Kepala UPTD PLUT Maros, Fahmi, S.Sos, memastikan program ini memiliki dampak jangka panjang dan tidak berhenti pada seremoni semata.

“Kami akan melakukan tindak lanjut melalui Kelas Entrepreneur dan pendampingan grup kecil. Staf fungsional kami akan memantau minimal setiap sepuluh pelaku UMKM untuk memastikan ilmu AI ini benar-benar diimplementasikan,” jelas Fahmi.

Program tahap ketiga yang menyasar pelaku usaha rintisan (startup) baru ini direncanakan akan terus berlanjut ke tahap berikutnya seiring tumbuhnya ekosistem UMKM di Kabupaten Maros. (DisKominfo SP)

Baca Juga

Progres Kopdes Merah Putih di Maros Terus Digenjot, Desa Laiya Rampung 100 Persen

MAROS – Program pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Maros terus menunjukkan tren …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *