Potensi Pertanian

A. TANAMAN PANGAN

Perkembangan sub sector pertanian tanaman pangan di Kabupaten Maros selama tahun 2008 mengalami kenaikan. Berdasarkan data yang diperoleh komoditi yang dominan dikembangankan meliputi: padi sawah menempati areal dengan jumlah produksi 76,50 ton. Sedangkan komoditi yang paling rendah produksinya adalah kacang kedelai dengan jumlah produksi sebesar 11,10 ton. Jumlah produksi pertanian tanaman pangan di Kabupaten Maros dapat dilihat pada table berikut.

Jumlah Produksi Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Maros

No

 

Jenis Komoditi

 

Produksi (Ton)

 

Persentase (%)

 

1 Padi Sawah 76,50 23,39
2 Padi Ladang 16,00 4,89
3 Jagung 42,50 13,00
4 Ubi Kayu 68,00 20,80
5 Ubi Jalar 86,00 26,30
6 Kedelai 11,10 3,39
7 Kacang Tanah 11,50 3,52
8 Kacang Hijau 15,40 4,71
Jumlah 327,00 100,00

Sumber: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Maros

B. POTENSI SEKTOR TANAMAN HOLTIKULTURA SAYURAN dan BUAH-BUAHAN

Jenis komoditi yang dikembangkan pada sub sector tanaman holtikultura sayuran antara lain; petsai, cabai dan bawang merah dan holtikultura buah-buahan meliputi; mangga, durian, jeruk, pisang, pepaya dan nenas. Hasil produksi masing-masing komoditas tanaman holtikultura buah-buahan dapat dilihat pada table di bawah ini.

Produksi Sub Sektor Tanaman Holtikultura Sayuran dan Buah-buahan di Kabupaten Maros

No

Jenis Komoditi

Produksi (Ton)

Persentase (%)

A. Holtikultura Sayuran
1 Petsai 660,00 12,53
2 Cabe 3.786,00 71,90
3 Bawang Merah 820,00 15,57
Jumlah 5.266,00 100,00
B. Holtikultura Buah-buahan
1 Mangga 164.245,00 30,49
2 Durian 77,00 0,01
3 Jeruk 309.332,00 57,43
4 Pisang 63.166,00 11,73
5 Pepaya 1.740,00 0,32
6 Nanas 101,00 0,02
 Jumlah 538,661 100,00

Sumber: Kabupaten Maros Dalam Angka, 2009