Potensi Perikanan

Kabupaten Maros sebagai daerah pesisir pantai dan laut memiliki potensi pengembangan perikanan darat dan laut yang cukup besar. Diman untuk saat ini jenis budidaya perikanan yang diusahakan adalah laut, sungai, tambak dan kolam. Jenis produksi yang dihasilkan terbanyak saat ini bersumber dari laut dengan produksi Tahun 2008 mencapai 20.197.93 ton, untuk lebih jelasnya sebagaimana pada tabel berikut.

Tabel
Jumlah Produksi Perikanan Menurut Kecamatan di Kabupaten Maros
2003-2008 (Ton)
No Kecamatan Perikanan Laut Perikanan Umum Budidaya Air Tawar Budidaya Air Payau Jumlah
1 Mandai 0.50 28.00 23.50
2 Moncongloe 0.20 0.20
3 Maros Baru 265.03 56.01 1.20 1,092.50 1,584.74
4 Marusu 1,510.00 126.06 2.60 1,269.20 2,806.86
5 Turikale 5.90 40.09 45.99
6 Lau 125.02 53.05 765.00 943.07
7 Bontoa 11,800.01 404.05 1,455.10 13,519.16
8 Bantimurung 19.90 46.08 65.98
9 Simbang 0.80 0.80
10 Tanralili 69.10 59.10
11 Tompo Bulu 17.30 15.30
12 Camba 7.60 6.60
13 Cenrana 0.80 0.80
14 Mallawa 2.50 2.50
 Jumlah 2008 13.783.05 702.23 127.45 5.326.78 20.197.93
 2007 13,480.06 639.17 114.40 4,646.97 18,880.60
 2006 13,697.08 999.08 80.70 6,777.73 21,554.59
 2005 13,192.51 997.10 90.72 4,242.04 18,522.37
 2004 14,876.00 996.00 5.81 5,263.20 21,141.01
 2003 14,158.63 913.54 37.20 13,949.14 29,058.51

Sumber : – Kantor BPS Kab. Maros Tahun 2009

Jenis budidaya tambak yang dikembangkan di Kabupaten Maros kecuali Kecamatan Moncongloe, Simbang, Tanralili, Tompobulu, Camba, Cenrana, dan Mallawa meliputi udang dan bandeng pada luas areal pengembangan 9.653,53 Ha. Produksi terbesar dari hasil perikanan pada tambak adalah jenis ikan bandeng mencapai 3.942,00 ton yang relatif banyak diproduksi pada Kecamatan Bontoa mencapai 1.254.01 ton dan Kecamatan Marusu sebesar 1.285.08 ton. Potensi pengembangan perikanan darat cukup potensial dengan bentang pantai yang cukup panjang pada tiga kecamatan kawasan pesisir yaitu Kecamatan Maros Baru, Marusu, dan Maros Utara. untuk lebih jelasnya sebagaimana pada tabel berikut :

Tabel
Luas Areal dan Jumlah Produksi Usaha Perikanan Tambak (dalam Ton)
Kabupaten Maros Tahun 2003-2008

No Kecamatan Luas (Ha) Jenis Produksi (ton) Jumlah
Udang Ikan
1 Mandai 77.39 5.80 23.20 29.00
2 Maros Baru 2,309.29 335.01 917.04 1,682.05
3 Marusu 2,564.41 573.04 1.285.08 1,368.12
4 Turikale 90.85 9.01 31.08 40.09
5 Lau 1,627.71 275.03 569.07 764.10
6 Bontoa 2,8 361.00 1,254.01 16,415.01
7 Bantimurung 104.00 10.04 36.04 46.08
Jumlah 2008 9.653.00 1.742.02 3.942.00 5.723.00
2007 9,461.53 1,128.93 3,515.52 4,644.45
2006 9,461.53 1,674.40 3,839.70 5,514.10
2005 9,461.53 977.81 3,264.22 4,242.03
2004 9,153.16 1,144.14 4,118.89 5,263.03
2003 9,225.80 1,811.40 7,281.70 9,093.10

Sumber : Kantor BPS Kab. Maros, 2009

Jumlah produksi perikanan tambak yang terbanyak diusahakan di Kabupaten Maros, terutama pada wilayah kecamatan yang memiliki potensi pengusahaan budidaya adalah ikan bandeng. Dari jumlah total produksi perikanan tambak tersebut, wilayah Kecamatan Bontoa memili persentase terbanyak, yakni sebesar 30.74%, kemudian Kecamatan Marusu dan Maros Baru, masing-masing 27.30% dan 23.30%. Sedangkan tiga kecamatan lainnya yang memiliki kurang dari satu persen adalah Kecamatan Turikale, Bantimurung dan Mandai. Ketiga kecamatan ini umumnya memanfaatkan air pasang laut untuk mengembangbiakkan perikanan tambak.

Untuk menunjang kegiatan penangkapan oleh masyarakat nelayan di Kabupaten Maros, jenis alat tangkap yang digunakan terdiri atas bagang, pancing, pukat, jaring insang, jaring lingkar dan lainnya. Jenis alat tangkap yang banyak digunakan pada tahun 2006 adalah jaring lingkar sebanyak 2.405 buah dan yang terendah adalah bagang. Disamping itu, sarana angkutan yang banyak digunakan adalah jenis kapal motor tempelan, yakni sebanyak 516 buah, kemudian kapal motor sebanyak 475 buah dan yang terkecil adalah motor TPR. Untuk lebih jelasnya mengenai hal tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel
Jumlah dan jenis Alat Tangkap Nelayan Menurut Kecamatan di Kabupaten Maros 2006

No Kecamatan Bagang Pancing Pukat Jaring Insang Jaring Lingkar Lainnya Jumlah
1 Mandai
2 Moncongloe
3 Maros Baru 7 246 169 238 427 155 1,242
4 Marusu 41 157 39 16 30 283
5 Turikale 12 100 144 532 604 179 1,571
6 Lau 5 338 835 453 1,196 847 3,674
7 Bontoa 18 494 72 144 203 931
8 Bantimurung 87 35 13 44 179
9 Simbang 4 6 12 22 44
10 Tanralili 85 31 32 148
11 Tompo Bulu 36 18 3 5 31 93
12 Camba
13 Cenrana
14 Mallawa
 Jumlah 2007 24 868 1,941 1,416 2,405 1,511 8,165
 % 0.29 10.63 23.77 17.34 29.45 18.51

Sumber : Dinas Kelautan dan Peternakan Kab. Maros, 2008

Tabel
Jumlah dan jenis Alat Tangkap Nelayan Menurut Kecamatan di Kabupaten Maros 2006
No Kecamatan Perikanan Laut Perikanan Darat Jumlah
Perahu T.Motor K. Motor TPL K. Motor Perahu T.Motor K. Motor TPL
1 Mandai
2 Moncongloe
3 Maros Baru 6 9 66 10 12 103
4 Marusu 60 239 185 20 19 523
5 Turikale
6 Lau 10 7 34 17 68
7 Bontoa 60 61 390 117 29 657
8 Bantimurung
9 Simbang
10 Tanralili
11 Tompo Bulu
12 Camba
13 Cenrana
14 Mallawa
 Jumlah 2007 136 316 675 164 60 1.351
 2006 136 314 685 158 66 1.359
 2005 136 314 779 142 62 1.433
 2004 119 187 923 142 62 1.433
 2003 121 501 97 155 72 946

Sumber : Kantor BPS Kab. Maros,  2008

Nilai produksi perikanan Kabupaten Maros pada tahun 2006 mencapai 282 milyar rupiah dengan prosentase terbanyak adalah nilai produksi perikanan tambak, yakni sebesar 49.41% yang terdiri atas 22.13% ikan dan 27.28% udang. Sedangkan nilai produksi perikanan laut mencapai 46.44% dan yang terendah adalah perikanan sawah sebesar 0.05%. Untuk lebih jelasnya mengenai hal tersebut dapat dilihat pada tabel berikut

Tabel
Jumlah Nilai Produksi Perikanan (Rp.000) Menurut Kecamatan di Kabupaten Maros 2006

No. Kecamatan Laut Sungai Kolam Sawah Tambak Jumlah
Ikan Udang
1 Mandai
2 Moncongloe
3 Maros Baru 5,513,275 674,730 15,607,006 18,160,880 39,755,000
4 Marusu 588,540 28,800 342,238 398,240 1,357,818
5 Turikale 53,410,500 277,830 16,786,688 19,533,600 90,008,618
6 Lau 71,735,750 5,556,600 17,469,306 20,327,920 124,889,576
7 Bontoa 255,000 278,880 10,544,256 12,269,000 23,347,816
8 Bantimurung 793,800 23,681 43,680 137,906 1,605,360 2,604,427
9 Simbang 595,350 6,863 25,260 627,473
10 Tanralili 2,341,710 44,156 63,360 2,449,226
11 Tompo Bulu 51,975 51,975
12 Camba
13 Cenrana
14 Mallawa
 Jumlah 2007 132,514,525 11,107,440 155,475 132,300 63,887,400 73,295,680 285,092,820
 % 46.44 4.04 0.06 0.05 22.13 27.28

Sumber : Dinas Perikanan Kelautan dan Peternakan Kab. Maros, 2008