Kawasan KARTS Kabupaten Maros

Kawasan KARTS Kabupaten MarosPada kawasan Karts maros dan sekitarnya banyak ditemukan situs purbakala yang dapat dikembangkan untuk tujuan pariwisata. Sejak awal abad ke XX,Sulawesi –Selatan dan Maros pada khususnya mulai ramai dibicarakan oleh para ahli sejarah di eropa berkat jasa dua orang bersaudara berkebangsaan Austria Frits Sarasin dan Paul Sarasin. Dua orang bersaudara ini melakukan penjelajahan di kawasan karts maros dan menemukan sisa peninggalan kehidupan manusia masa lampau berupa artefak antara lain: Pisau batu,mata panah batu dan alat-alat yang terbuat dari tulang yang mereka temukan di dalam gua. Kawasan Karts yang terdapat di Kecamatan Bantimurung Kab. Maros kini mulai dilirik para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara karena kawasan ini termasuk salah satu dari Karts Indonesia yang memiliki keindahan, keunikan, flora dan fauna, nilai-nilai ilmiah dan social budaya yang tinggi, selain itu juga kawasan karts maros tergolong karts Menara atau sering disebut Kartskarts tropika klasik yang menyebar dari utara hingga selatan yang luasnya berkisar 30.000 hektar.