Home / Headline / Bupati Maros HAS Chaidir Syam Hadiri Acara Peresmian Rumah Mappadeceng Restorative Justice Desa Tenrigangkae-Mandai yang Diprakarsai Pihak Kejati Sulsel

Bupati Maros HAS Chaidir Syam Hadiri Acara Peresmian Rumah Mappadeceng Restorative Justice Desa Tenrigangkae-Mandai yang Diprakarsai Pihak Kejati Sulsel

Maros–  Bupati Maros HAS Chaidir Syam  menghadiri Acara Peresmian Rumah Mappadeceng Restorative Justice Desa Tenrigangkae Kecamatan Mandai oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Raden Febrytriyanto, Kamis (13/10/2022) di Kantor Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai Kabupaten Maros.

Bupati dalam sambutannya mengapresiasi program kerja Kejaksaan Tinggi yang dalam hal ini yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Maros. Beliau berharap, dengan didirikannya Rumah Restorative Justice yang pertama di Kabupaten Maros dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan hukumnya yang sebaiknya diawali melalui proses musyawarah atau permufakatan dan mengutamakan konsoliasi dari setiap penyelesaian perkara yang bermuatan ringan di masyarakat.

“Kami sangat berharap Rumah Mappadeceng Restorative Justice ini dapat memfasilitasi dan memberikan peluang bagi masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan hukumnya dengan perkara ringan, tidak perlu sampai ke ranah hukum sehingga bisa kembali kondusif dan normal seperti semula,” tutur Bupati.

Kepala Desa Tenrigangkae dan jajarannya diharapkan dapat mengambil peran dan langkah-langkah inisiatif untuk menjalin komunikasi yang intens dengan pihak kejaksaan bilamana terjadi permasalahan hukum kategori ringan pada masyarakat desa khusunya di Tenrigangkae.

“Rumah Mappadeceng Restorative Justice ini merupakan bentuk sinergitas Pemerintah Desa, Pemerintah Kabupaten Maros dan Kejaksaan Negeri Maros demi mewujudkan ketenteraman dan suasan kondusif masyarakat desa,” imbuh beliau.

Sementara itu, Kajati Sulsel, Raden Febrytriyanto menyampaikan, dalam pelaksanaan fungsinya, Rumah Restorative Justice ini juga akan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan jaksa dalam memberikan penyelesaian yang persuasif.

“…..dalam proses perdamaiannya, nanti akan dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga jaksa sebagai pihak yang memediasi,” terangnya.

Kajati Sulsel juga menyampaikan harapannya agar peresmian Rumah Restorative Justice ini dapat memberikan manfaat dan juga mengedukasi masyarakat Kabupaten Maros dan Khususnya masyarakat Desa yang masih awam tentang permaslahan hukum. Diharapkan pula, Rumah Restorative Justice serupa dapat eksis di desa-desa lain di Kabupaten Maros sehingga permasaalahan masyarakat yang terkategori ringan dapat diselesaikan dengan baik dan damai.   (DisKominfo)

Check Also

5 Tahun Berturut-Turut Raih Opini WTP, Pemkab Maros Diganjar Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI

Maros– Pemerintah Kabupaten Maros menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dengan capaian Opini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

.