Pedagang Pasar Sentral Tolak Pertemuan dengan Wabup Maros

Pedagang Pasar Sentral Tolak Pertemuan dengan Wabup Maros

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Kopumdag) Kabupaten Maros rencananya akan melakukan sosialisasi ke para pedagang terkait pemindahan pedagang Pasar Sentral Maros ke Pasar Rakyat Butta Salewangan Maros, Selasa (28/11/2017).

Sosialisasi yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Maros itu batal dilakukan. Hal itu disebabkan adanya pro dan kontra dengan ketidakhadiran Bupati Maros HM Hatta Rahman.

Pertemuan itu dihadiri Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang, Asisten I Pemkab Maros Burhanuddin, Kajari Maros Eko Suwarni, Kapolsek Turikale AKP Agus Salim, Kasdim 1422 Maros Mayor Arh Yuliansyah dan beberapa pejabat lainnya.

Namun sebelum sosialisasi dimulai, seorang yang mengatasnamakan perwakilan pedagang Ahsan Anwar langsung berdiri dan berbicara di microphone mengaku menolak pertemuan ini karena tidak dihadiri Bupati Maros secara langsung.

Usai menyampaikan pernyataan penolakan itu, dia kemudian menghampiri Wakil Bupati Maros H.A Harmil Mattotorang yang didampingi pejabat dan Muspida yang berada di atas panggung.

Wabup Maros beberapa kali terlihat membujuk dan memberi pemahaman. Namun itu tidak diindahkan. Ahsan Anwar malah terlihat menunjuk-nunjuki Wabup Maros. Kajari Maros juga tengah terlihat menenangkan Ahsan Anwar dan memberi penjelasan, tetapi masih tak berhasil.

Perwakilan pedagang lainnya Nur Jaya segera memanggil Ahsan Anwar dan meminta untuk keluar dari gedung pertemuan. Bahkan dia juga mengajak pedagang lainnya untuk meninggalkan acara sosialisasi yang belum sempat dimulai itu.

Sementara pedagang lain H Samalewa mengaku tidak semua pedagang menolak sosialisasi itu. Dia mengatakan hari ini baru tahapan sosialisasi untuk mencari kesepakatan antara pemerintah dengan pedagang.

“Pada dasarnya tidak semua pedagang menolak. Kita hanya ingin diarahkan. Meski ada yang mengatasnamakan perwakilan pedagang memulai untuk melakukan penolakan untuk ikut sosialisasi. Sebagian tadi pedagang ada yang mau tetap tinggal,” jelasnya.

Ketidakhadiran Bupati Maros karena menghadiri penerimaan Penghargaan Kabupaten Sehat di Jakarta. (*)

Tags: Pasar


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Terbaru