KPPPA-Pemkab Maros Gelar Pelatihan Sekolah Ramah Anak

KPPPA-Pemkab Maros Gelar Pelatihan Sekolah Ramah Anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI bersama Pemkab Maros menggelar Pelatihan Sekolah Ramah Anak di Gedung Baruga B Kantor Bupati Maros.

Tak kurang dari seratus guru tingkat SD hingga SMA mengikuti kegiatan ini, puluhan siswa SMA dan SMK juga disertakan dalam pelatihan yang digelar dua hari tersebut.

Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattotorang yang membuka acara ini mengatakan, pada tahun 2016, Kabupaten Maros meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya atau APE tingkat madya dalam dari Menteri PPPA. Untuk meraih APE salah satu indikator harus dipenuhi adalah kebijakan dan penerapan Sekolah Ramah Anak.

“Selain itu, telah dilakukan deklarasi Maros menuju kabupaten layak anak yang merupakan wujud komitmen bersama untuk pemenuhan hak anak dan perlindungan anak, termasuk komitmen pengembangan Sekolah Ramah Anak,” ungkapnya, Kamis (18/7/2017).

Sebagai wujud komitmen untuk mendukung program Kabupaten Layak Anak itu, Pemkab Maros bersama DPRD Maros tahun ini telah merancang Perda Kabupaten Layak Anak (KLA) dan Perda Pengarusutamaan Gender (PUG).

“Di sini juga telah terbentuk Forum Sekolah Ramah Anak yang diinisiasi oleh Ikatan Guru Indonesia atau IGI Maros yang diharapkan dapat terus bersinergi dengan instansi terkait serta unsur lainnya untuk pengembangan Sekolah Ramah Anak di Maros,” paparnya.

Sedangkan untuk mendukung pelaksanaan Sekolah Ramah Anak di Maros telah dikeluarkan Surat Edaran Bupati Maros, diharapkan penerapan Sekolah Ramah Anak dapat berjalan sesuai Peraturan Menteri PPPA.

Selain itu, Pemkab Maros menargetkan 83 dari 400 sekolah dipersiapkan untuk sekolah adiwiyata atau sekolah peduli lingkungan yang juga merupakan bagian dari Sekolah Ramah Anak.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan Kreatifitas dan Budaya KPPPA Evi Hendrani menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberi pemahaman terhadap tenaga pendidik dalam mengimplementasikan sistem pengajaran yang ramah anak di sekolah.

Dia menyampaikan bahwa di Sulsel sudah terdapat beberapa sekolah yang mendapatkan bantuan dalam upaya menciptakan sekolah ramah anak, diantaranya Maros untuk tahun 2017 ini. (*Ilo-Tim Liputan Humas Maros)

Tags: Anak, Nasional, Perempuan


Leave a Reply

Kabar Terbaru

%d bloggers like this: