Bupati Maros Canangkan Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Literasi

Bupati Maros Canangkan Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Literasi

Bupati Maros HM Hatta Rahman melakukan penyerahan piagam penghargaan inisiator sekolah ramah anak dan pencanangan sekolah literasi di aula SMPN 2 Maros, Selasa (10/1/2017).

Untuk mendukung SMPN 2 Maros sebagai sekolah ramah anak, dirinya akan menjadikan SMPN 2 Maros sebagai percontohan. Sehingga Maros akan menuju kabupaten ramah anak. Termasuk percontohan penggunaan teknologi elektronik.

Karena itu, dia akan menyumbangkan 50 unit gadged tab agar siswa bisa langsung belajar dari tab. Semisal mencari referensi belajar, membuka email, mengakses internet secara baik.

“Jangan menguruang ide kreatif anak untuk tidak membawa gadget, tapi membantu siswa untuk menambah wawasan melalui penguasaan tekhnologi itu penting, yang dilarang adalah siswa bermain game lewat gadget,” paparnya.

Selanjutnya untuk pengembangan sekolah ramah anak, para guru diminta untuk meninggalkan cara lama dalam mendidik. Misalnya saat melakukan pemeriksaan rambut siswa, jangan lagi melakukan cukur langsung, sehingga rambut anak-anak jadi ‘tokka’. Kalau bisa sekolah datangkan tukang cukur, sehingga rambut siswa jadi rapi. Kemudian sekolah menyiapkan tempat penitipan anak.

Terkait literasi, dalam waktu dekat akan meresmikan perpusatakaan daerah di ex Gedung Wanita Maros. Salah satu yang menjadi unggulannya adalah perpustakaan elektronik. Pencanangan sekolah literasi ini diawali dengan peninjauan taman perpustakaan yang ada di lingkungan SMPN 2 Maros.

Selanjutnya, dia memaparkan bahwa bahwa dalam beberapa tahun ini pihaknya terus berupaya untuk menjadi lebih baik. Pada saat penyusunan struktur kelembangaan Dinas Pendidikan, salah satu yang menjadi penekanan adalah adanya Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Inilah bidang yang saya tambahkan, karena kalau kita tidak berupaya meningkatkan SDM sejak sekarang, maka tak ada yang bisa kita bisa dikembangkan kedepan,” paparnya.

Sebagaimana diketahui dari media, Indonesia saat ini menjadi serbuan tenaga kerja asing, salah satu alasannya karena SDM dianggap lemah. Dengan pembangunan SDM, maka Maros akan berkembang sebagai daerah unggulan di Sulsel bahkan secara nasional. (Ilo-Humas Maros)

Tags: Literasi, Prestasi, Ramah Anak, Sekolah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Terbaru