Inspektorat Maros Telah Lakukan Asistensi Pada Aparat Desa

Inspektorat Maros Telah Lakukan Asistensi Pada Aparat Desa

Maros – Kepala Inspektorat Maros Baharuddin yang ikut dalam penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Maros tahun 2014 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku telah melakukan asistensi pada aparat desa.

PenyerahanLKPD Pemkab Maros. (Ilham)

Menurutnya, Bupati Maros HM Hatta Rahman sangat memperhatikan laporan keuangan desa. Desa yang tidak menyelesaikan laporan akan diberikan sanksi yakni penundaan pencairan alokasi dana desa (ADD).

“Kami sudah memberikan aplikasi laporan keuangan kepada desa. Kami memberikan aplikasi yang mudah dan tidak bertele-tele. Semuanya sangat mudah,” ujarnya, Rabu (11/2/2015) di kantor BPK kemarin.

Anggaran Dana Desa (ADD) di Maros jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Tahun ini ADD Maros mencapai Rp 22 miliar yang tahun sebelumnya hanya Rp 20 miliar.

ADD diberikan pada desa untuk membiayai kegiatan yang ada di desa seperti jalannya pemwerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan.

Untuk hasil LKPD ini, Bupati Maros menargetkan mendapat predikat WTP Clear Clean. (Humas)

Tags: Keuangan


    Daeng Ngawing / Reply

    Mohon di periksa camat Marusu, karena setiap meminta tanda tangannya ybs memasang harga dan tidak mau ttd kalo uang dalam amplop tdk sesuai

Leave a Reply

Kabar Terbaru