Bupati Maros Pantau Kondisi Banjir dengan Naik Motor

Bupati Maros Pantau Kondisi Banjir dengan Naik Motor

Maros – Hujan yang mengguyur Kabupaten Maros beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di terendam air. Bupati Maros HM Hatta Rahman bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros memantau kondisi banjir di Kecamatan Turikale, Maros Baru, Lau, Bontoa dan Bantimurung, Selasa (6/1/2015).

Bupati Maros HM Hatta Rahman naik motor pantau banjir. (Foto: Ilham)

Beberapa daerah yang terendam air yakni Kecamatan Turikale, Maros Baru, Lau, Bontoa, Bantimurung, Camba dan Moncongloe.

Beberapa daerah memang dikenal sebagai langganan banjir khususnya daerah yang menjadi hilir sungai maupun dataran rendah seperti Maros Baru dan Lau.

Menurut Bupati Maros, beberapa daerah yang terendam banjir itu masih bisa diatasi, pihaknya juga terus memantau perkembangan daerah-daerah khususnya yang menjadi langganan banjir.

“Saya tidak mau ada laporan sepihak, sehingga dengan turun langsung, kita akan tahu seberapa parah banjir yang melanda. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait juga terus ditingkatkan baik dengan desa, kecamatan sampai posko induk BPBD,” paparnya.

Khusus daerah yang terendam banjir Pemkab Maros siagakan juga tim kesehatan dari Dinas Kesehatan dan obat-obatan untuk mencegah penyakit yang muncul seperti diare dan gatal-gatal.

Sementara Kepala BPBD Maros Yudhi Indra Jaya mengatakan anggaran untuk penanganan bencana mencapai Rp2,5 Miliar. Namun anggaran ini tidak serta merta bisa dicairkan karena ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang menjadi pegangan.

“Menurutnya, tidak semua orang tahu tentang SOP ini sehingga banyak yang mengkritisi BPBD lamban menangani bencana,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini bantuan yang sifatnya logistik sudah disalurkan ke kecamatan sehingga kepala desa yang membutuhkan bisa ke posko kecamatan tanpa harus ke posko induk.

“Tim relawan terus melakukan pemantauan dari pagi sampai subuh bahkan pagi lagi, memastikan daerah-daerah di Maros tetap aman. Sejauh ini yang kami lihat yang terkena banjir adalah daerah yang berada di bantaran sungai baik itu Sungai Maros, Pute maupun Galaggara karena luapan air sungai tersebut,” pungkasnya. (Alfi)


    azis / Reply

    kepada yg terhormat bapak bupati MAROS cq kepala BKD maros dengan ini sy sampaikan bahwa atas nama EKA KURNIA dgn no peserta 73072000165 jenis kelamin wanita t4 dan tgl lahir rappang 17 juli 1992 formasi jabatan 3003005 bidang pelaksana kualifikasi pendidikan D III kebidanan agar kiranya dapat dianulir kelulusannya cpns 2014 karna yang bersangkutan pada saat tes CAT di BKN IV regional daya tersebut pada saat itu tdk mengikuti ujian CAT melainkan org lain yg masuk ujian CAT …..untuk itu sy mohon dapat ditindak lanjuti agar kelulusan cpns yg bersangkutan tdk dilanjut kan demikian penyampainnya saya agar kiranya dapat di pahami kurang lebihx komentarx agar dapat diperhatikan ……….sekian dan terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Terbaru