Kabupaten Maros Mulai Panen Padi Ketiga

Kabupaten Maros Mulai Panen Padi Ketiga

Maros – Memasuki pertengahan bulan Desember, para petani di Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros mulai panen untuk ketiga kalinya. Bekerjasama dengan Kodim 1422 Maros dan Dinas Pertanian Provinsi Sulsel, petani menggunakan Indeks Pertanaman (IP) 300.

Pejabat Maros tinjau tanaman padi siap panen. (Foto: Adnan)

Hasil dari sistem IP 300 ini cukup memuaskan petani khususnya di Desa Alatengae Kecamatan Bantimurung karena menghasilkan antara 6 sampai 9 ton per hektar.

Bupati Maros HM Hatta Rahman saat berkunjung ke Desa Alatengae menyebut petani memang membutuhkan pendampingan sehingga tidak asal tanam. Pemilihan bibit, cara menabur sampai sistem tanam memiliki ilmu tersendiri.

“Keterlibatan anggota Kodim 1422 Maros dalam pendampingan ke petani sangat membantu, selain tenaga penyuluh,” ujarnya, Kamis (11/12/2014) kemarin.

Sementara Komandan Kodim 1422 Maros Letkol Inf Sunarto mengatakan, Kodim 1422 Maros telah terlibat dalam pendampingan dengan petani Maros selama empat tahun ini.

“Ada 100 hektar yang menjadi percontohan untuk pendampingan Kodim Maros. Tempatnya memang kita pilih yang irigasinya paling baik dan desa Alatengae menjadi percontohan seluas 100 hektar, ini sudah memasuki masa panen ketiga dan hasilnya cukup memuaskan,” paparnya.

Sedangkan seorang petani Sainuddin menjelaskan, untuk lahan IP 300 luasnya mencapai 6 ribu hektar dan telah berlangsung selama 8 tahun.

“Kami menggunakan varietas Inpari 4, hasilnya bisa sampai 9 ton per hektar. Tapi memang bervariasi, paling tinggi 9 ton per hektar, paling rendah 6 ton per hektar,” ujarnya.

Bantimurung termasuk kecamatan di Maros yang masa panennya bisa mencapai tiga kali dalam setahun. Irigasi yang baik menjadi salah satu penyebabnya, air Bantimurung mampu menutupi kebutuhan air persawahan.

Total luas area persawahan di Bantimurung mencapai 25 ribu hektar dan menjadi areal persawahan terluas di Kabupaten Maros. (Alfi)

Tags: Padi, Petani


Leave a Reply

Kabar Terbaru