Bupati Maros Sidak Absensi Finger Print PNS

Bupati Maros Sidak Absensi Finger Print PNS

Maros – Bupati Maros HM Hatta Rahman turun langsung ke beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek langsung hasil finger print yang dikelola oleh Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Maros, Senin (10/11/2014) dan Selasa (11/11/2014).

Sidak hasil finger print. (Foto: Ilham)

Dari sidak ini terungkap kalau kehadiran ratusan PNS Pemkab Maros melalui absensi elektronik atau sidik jari ini tidak maksimal. Umumnya kehadiran PNS dibawah batas standar kehadiran yang diatur Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53.

Berdasarkan aturan itu, PNS terancam mendapatkan sanksi dari sanksi ringan sampai berat. Sanksi ini akan diberlakukan menyusul adanya hasil evaluasi dari sistem finger print atau absensi berdasarkan checklock sidik jari sejak bulan Januari sampai Oktober 2014.

“Ini adalah hasil akumulasi absensi finger print sejak diberlakukan sejak awal tahun 2014. Ini bentuk evaluasi absensi, nantinya akan kita lihat lagi apakah memang PNS yang alpa karena tidak hadir, lupa checklock atau lainnya. Makanya kita langsung evaluasi ke SKPD dan PNS boleh melakukan verifikasi atas hasil absensi ini jika memang merasa hasil ini tidak benar,” paparnya.

Kedepan sistem finger print ini akan diperbaiki dan disempurnakan lagi sehingga semua PNS terdaftar dalam absensi elektronik ini dan PP nomor 53 akan diberlakukan.

Sedangkan Kepala Kominfo Sulaeman Samad mengatakan jumlah hari kerja selama bulan Januari sampai Oktober 2014 sebanyak 200 hari. Sehingga ada beberapa PNS yang tidak hadir selama 200 hari karena pindah, pensiun dan lainnya.

“Nanti akan diperbaiki lagi, terutama PNS yang pindah atau lainnya harus melapor ke Kantor Kominfo untuk diperbaharui datanya,” ujarnya. (Alfi)


Leave a Reply

Kabar Terbaru