Baznas Maros Diharapkan Maksimalkan Zakat

Baznas Maros Diharapkan Maksimalkan Zakat

Bupati Maros HM Hatta Rahman bersama pengurus Baznas Maros. (Foto: Ilham)

Maros – Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros diharapkan mampu memaksimalkan zakat.

Sebab bila dikelola dengan maksimal, potensi zakat di Maros bisa mencapai Rp10 miliar per tahun. Jumlah tersebut berasal dari zakat profesi ribuan PNS di Maros dan zakat dari pihak swasta yang berdomisili di Maros.

Hal tersebut dikatakan Bupati Maros HM Hatta Rahman saat bersilaturahmi dengan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros periode 2014-2019 di ruang rapat kantor Bupati Maros, Senin (1/9/2014) kemarin.

Potensi zakat di Maros cukup tinggi namun belum dikelola dengan maksimal.

“Dari pegawai bisa dikumpulkan zakat profesi sekitar Rp5 miliar per tahun, dari kalangan swasta juga sekitar itu, Rp5 miliar. Setahun bisa terkumpul sekitar Rp10 miliar,” ujar Bupati Maros.

Bila potensi itu dimaksimalkan, maka bisa menggerakan perekonomian masyarakt miskin di Maros. Pada 2013 pertumbuhan ekonomi Maros meningkat hampir satu persen menjadi 8,73 persen. Itu artinya uang yang beredar di Maros jumlahnya bertambah sekitar Rp1 triliun.

Karena itu Baznas menggandeng perusahaan di Maros untuk menyalurkan zakat profesi mereka yang selanjutnya akan diberikan pada warga Maros yang kurang beruntung.

Selain itu Baznas Maros harus bisa meyakinkan wajib zakat bahwa zakat mereka tidak hanya digunakan untuk konsumtif tetapi juga untuk pengembangan ekonomi ummat.

Hadir dalam pertemuan tersebut pengurus yang baru, yakni Ketua Djamalik Yusuf, Wakil Ketua Said Patombongi, Wakil Ketua Suradi, Wakil Ketua Ilyas Said, Wakil Ketua Samalewa, dan Sekretaris M Yasir. Pengurus lama juga hadir bersama ketuanya Marjan Haming. (Alim)

Tags: Lain-lain


Leave a Reply

Kabar Terbaru