Tunggakan Jamkesmas di Maros Capai Rp3 Miliar

Tunggakan Jamkesmas di Maros Capai Rp3 Miliar

Kunker Komisi IX DPR RI di Maros. (Foto: Ilham)

Maros – Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang saat ini berganti nama menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, ternyata masih meninggalkan utang di RSUD Salewangang Kabupaten Maros untuk tahun 2013 mencapai Rp3 miliar.

Hal ini dikemukakan Direktur RSUD Salewangang Maros, dr Edy Muchtar dalam kunjungan kerja Anggota Komisi IX DPR-RI di Maros, Rabu (16/7/2014) lalu.

Mengutip marosinfo.com, tunggakan itu merupakan tunggakan pasien Jamkesmas. Akibat dari belum cairnya tunggakan Jamkesmas dari Kementerian Kesehatan, sejumlah tagihan belum terbayarkan.

Tagihan tersebut menyangkut masalah pembayaran jasa dokter, tenaga kesehatan dan pelayanan pasien di rumah sakit hingga saat ini Termasuk obat-obatan yang digunakan pasien.

“Selama ini pasien hanya tahu ketika masuk rumah sakit itu gratis. Tapi sebenarnya bukan gratis, karena layanan itu akan dibayarkan oleh Jamkesmas. Jadi tidak ada rumah sakit yang gratis,” jelasnya.

Karenanya, pihaknya meminta ke anggota DPR-RI untuk membantu masalah tunggakan dana Jamkesmas di Kementrian Kesehatan RI.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi IX DPR-RI Wirianingsi menuturkan, sebetulnya pembahasan tunggakan Jamkesmas 2013 telah dirampungkan DPR-RI dua bulan lalu. Utang Jamkesmas ini sudah ada di Kementerian Keuangan dan telah berproses.

“Seharusnya memang sudah dieksekusi. Tapi kenyataannya, sampai sekarang, belum ada pencairan. Dari beberapa daerah juga laporannya seperti itu,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Pusat Tehnologi Intervensi Kesehatan Masyarakat, Kementrian Kesehatan RI, Anwar Musada, menuturkan, saat ini masalah itu ada di Kementrian Keuangan. Karena Kemenkes telah menyerahkannya ke Kemenkeu. (Alfi/Ilham)

Tags: Kesehatan, Keuangan, Lain-lain


Leave a Reply

Kabar Terbaru