Gapura Kawasan Kuliner Sambut Tiga Tahun PTB Maros

Gapura Kawasan Kuliner Sambut Tiga Tahun PTB Maros

Maros – Bupati Maros Ir HM Hatta Rahman MM didampingi Wakil Bupati Maros drs HA Harmil Mattotorang MM meresmikan penggunaan gapura kawasan kuliner Maros yang sering juga disebut Pantai Tak Berombak (PTB), Rabu (5/2/2014)..

Peresmian Gapura Kawasan Kuliner Maros. (Foto: Ilham)

Disebut PTB karena pusat wisata kuliner ini mirip dengan suasana pusat kuliner gerobak di Pantai Losari Makassar. Bedanya, di Maros tidak ada pantai, yang ada hanya kolam buatan. Di sekeliling kolam inilah pedagang kaki lima (PKL) mengais rejeki.

Hatta Rahman meresmikan penggunaan gerbang dengan menekan tombol didampingi Kepala Kanwil V Bank Syariah Mandiri (BSM) Makassar Mahendra Nusanto S. Gerbang dengan replika kupu-kupu raksasa tersebut merupakan sumbangan BSM Makassar.

Hadir juga Sekda Maros Ir Baharuddin, muspida, kepala SKPD, Kepala Cabang BSM Makassar Khoirur Rijal, Kepala Kantor Cabang Pembantu Maros Agus salim, dan pedagang kuliner yang berbaur dengan warga.

Menurut Hatta, PTB Maros hadir sejak 5 Feb 2011 lalu. Artinya, usia PTB saat ini sudah mencapai tiga tahun. PTB dibuat  untuk menyatukan PKL agar tidak berkeliaran di tepi jalan sekaligus menjadi kawasan wisata kuliner alternatif.

“Awalnya tidak gampang kàrena harus meminta satpol dan polres untuk mengarahkan PKL agar mereka berjualan ke PTB. Banyak yang menolak karena takut tidak didatangi pembeli, sekarang justru banyak PKL yang bermohon masuk ke PTB namun tempatnya sudah tidak mencukupi,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran PTB mengangkat pertumbuhan perekonomian warga Maros. “Sekarang harga sewa ruko di kawasan PTB sudah mencapai Rp 40 juta pertahun sementara yang di jalan poros hanya sekitar Rp 25 juta,” katanya dalam sambutannya.

Kehadiran PTB membuat Maros selalu terjaga hingga dini hari. Pengunjungnya berasal dari Maros dan kota tetangga seperti Pangkep dan Makassar. (Alim)

Tags: Perdagangan


Leave a Reply

Kabar Terbaru