Pemkab Maros Kembali Serahkan Tunjangan Keagamaan

Pemkab Maros Kembali Serahkan Tunjangan Keagamaan

Maros – Bupati Maros HM Hatta Rahman menyerahkan tunjangan keagamaan usai upacara Hari Kesadaran Nasional di kantor Bupati Maros, Senin (17/6/2013). Penyerahan didampingi Wakil Bupati Maros HA Harmil Mattorotang dan Sekretaris Kabupaten Maros H Baharuddin.

Penyerahan Tunjangan Keagamaan. (Foto: Ilo)

Tunjangan ini diberikan kepada imam desa, imam kelurahan, imam dusun, imam lingkungan, imam masjid, guru mengaji tradisional dan guru mengaji tajwid, dai pendamping serta pendeta dan pastor.

Bupati Maros HM Hatta Rahman menyampaikan pemberian tunjangan ini menjadi wujud perhatian Pemkab Maros dalam pembina keagamaan yang diharap membantu kesejahteraan para pembina keagamaan. Selain itu, pemberian tunjangan ini merupakan bagian dari upaya memacu pembangunan sumberdaya manusia di Kabupaten Maros.

“Pemberian tunjangan ini untuk memberikan motivasi kegiatan pembinaan keagamaan. Sebab pembangunan sumberdaya manusia, harus menyeimbangkan antara kecerdasan dan keimanan,” ungkapnya.

Sementara Kabag Mental Spiritual dan Pemberdayaan Umat Pemkab Maros Andi Ikbal Dwi mengemukakan tunjangan diberikan kepada 103 imam desa dan imam kelurahan, 402 imam dusun dan imam lingkungan, 600 imam masjid, 1500 guru mengaji tradisional dan guru mengaji tajwid serta 16 pendeta dan pastor.

Selain itu, juga diserahkan tunjangan untuk dai pendamping. Dai pendamping ini bertugas antara lain menjadi khatib di masjid saat Salat Jumat, memfasilitasi terbentuknya kelompok pengajian, taman pendidikan Al Quran pada setiap masjid di desa atau kelurahan. (Ilo)

Tags: Keagamaan


    Staff BOS / Reply

    Pemimpin yang hebat,..
    Selain semangat dalam pembangunan infrastruktur tetapi semangat juga dalam pembangunan spritual. Hanya saran..
    – Selain masyarakat, maka PNS sendiri harus dibina mentalnya, karena PNS memiliki amanah yg lebih dibanding masyarakat biasa, dimana PNS kebanyakan belakang ini, tidak perduli lagi akan amanah itu. misal: tidak peduli jam kerja seenaknya tidak masuk kantor, tidak peduli tupoksi alias rajin masuk tapi sekedar kewajiban absen. ini semua adalah penyakit ringan bagi PNS tapi kalau ini saja tidak bisa di atasi maka bagaimana lagi penyakit yg berat, misal: Kolusi, Korupsi, Nepotisme, Gratifikasi, dll maka tidak mungkin lagi teratasi.

    YPF Maros / Reply

    Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,…

    “Selamat” kepada penerima tunjangan keagamaan. Semoga tunjangan ini dapat lebih memotivasi dalam menjalankan tugas mulia untuk pembinaan dan pengembangan umat menuju masyarakat Maros yang lebih religius.

    Kepada Bapak Bupati Maros beserta jajarannya, kiranya pemberian tunjangan keagamaan ini diikuti dengan program-program pembinaan dan pengembangan keagamaan bagi masyarakat Maros sesuai Visi Kabupaten Maros Mewujudkan masyarakat Maros yang sejahtera dan beriman melalui pemerintahan yang bersih dan profesional. (ma)

    Christian people / Reply

    Selamat siang dan salam sejahtra…
    Trima kasih buat pak Bupati yang juga memperhatikan kami Umat Kristiani di kabupaten maros. kami cinta kabupaten Maros yang menjadi tanah air kami, dan sukses selalu buat Pak Bupati dan staff dalam memimpin Kabupaten tercinta kita ini.

Leave a Reply

Kabar Terbaru