Ayo Berinvestasi di Maros

Ayo Berinvestasi di Maros

MAROS mempunyai luas wilayah 1.619,11 KM persegi yang terdiri dari 14 (empat belas) kecamatan yang membawahi 103 desa/kelurahan. Maros masuk dalam konsep pengembangan kawasan metropolitan Mamminasata.

Suasana Kabupaten Maros. (Foto: Adnan)

Maros mempunyai posisi penting karena merupakan pintu gerbang masuk ke Sulawesi Selatan. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terletak di Kabupaten Maros, setiap hari ribuan orang keluar masuk melalui bandara tersebut.

Maros juga dekat Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar yang dihubungkan dengan Jalan Tol Reformasi milik Bosowa Grup yang juga telah membuka pabrik Semen Bosowa yang berlokasi di Kecamatan Bantimurung Maros.

Di dekat bandara, pemkab akan membangun Kawasan Industri Maros (Kimas)  seluas 2.00 hektare dan akan dipersiapkan menjadi 3.000 hektare.

Maros mempunyai potensi yang sangat besar karena mempunyai wilayah laut, pegununungan, dan daratan. Wilayah lautan Maros kaya dengan potensi perikanan dan rumput laut, pegunungan kaya dengan hutan pinus yang getahnya sudah dimanfaatkan sejumlah investor. Maros mempunyai daratan luas untuk perumahan dan pabrik.

Maros juga mempunya gunung karst yang membentang hingga ke Pangkep dengan luas sekitar 4.500 hektare dengan panorama alam yang menawan.

Investor tidak perlu ragu dalam mengurus izin karena kini Pemkab Maros telah membentuk pokja perizinan yang memangkas birokrasi sehingga izin cepat terbit. Bupati Maros juga telah melibatkan masyarakat untuk mengawasi aparat pemerintah yang bertugas di pemerintahan. Kami siap memberikan pelayanan dengan mudah, cepat, pasti, dan transparan. (*)

Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Sintap) Kabupaten Maros, M Ferdiansyah.

Tags: Investasi


Leave a Reply

Kabar Terbaru