Bupati Maros Lantik Koalisi Kependudukan dan Pembangunan

Bupati Maros Lantik Koalisi Kependudukan dan Pembangunan

Pengukuhan Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Maros. (Foto: Ilo)

Maros – Bupati Maros HM Hatta Rahman melantik dan mengukuhkan pengurus Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Kabupaten Maros di aula kantor Bupati Maros, Sabtu (6/4/2013).

Pengurus Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Maros yang dilantik itu sebanyak 42 orang yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, diantaranya tokoh agama, akademisi, wirausahawan, serta LSM.

Koalisi ini diketuai oleh A Nur Imran dengan tiga wakil ketua, yakni Mustafa Rauf, Mustafa dan Nurwati Ishak. Sekretaris diisi oleh Muhammad Said, sementara wakil sekretaris Hj Haeriah Amri dan Adilina Butet. Sedangkan bendahara diisi Hj Wahyuni Zaenal dan wakil bendahara Hj Wilda.

Bupati Maros HM Hatta Rahman mengemukakan koalisi ini merupakan mitra Pemerintah Kabupaten Maros dalam pembangunan kependudukan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Diharapkan kehadiran koalisi ini melakukan upaya-upaya meningkatkan kualitas penduduk dan memperkuat koordinasi serta keterpaduan berbagai kegiatan kependudukan,” ujarnya.

Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) Kabupaten Maros Nuraeni Wahid mengemukakan koalisi ini bekerja untuk menekan pertumbuhan laju penduduk di Kabupaten Maros, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program-program yang digulirkan koalisi ini ditujukan untuk pelayanan kepada masyarakat, diantaranya, pelayanan dan pembinaan kelompok keluarga berencana di kecamatan, pembinaan usaha kecil, pemberdayaan lanjut usia, advokasi korban kekerasan dan lain-lain. Dengan harapan semua program-program keluarga berencana bisa lebih cepat tercapai dan dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Selain pengukuhan Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Maros, juga digelar rapat kerja BKKBD Maros untuk melahirkan rumusan-rumusan pemikiran dalam pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

Keterpaduan semua elemen masyarakat berperan mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas sehingga penduduk bukan hanya sebagai objek pembangunan tetapi sekaligus menjadi subjek pembangunan. (Ilo)

Tags: Lain-lain


Leave a Reply

Kabar Terbaru