DPRD Soroti RSUD Salewangang Maros

DPRD Soroti RSUD Salewangang Maros

Direktur RSUD Salewangang Maros, dr H Eddy Mokhtar Meninjau Kondisi Kamar RSUD Salewangang Maros. (Foto: Adnan)

Maros – Dalam rapat paripurna istimewa penyampaian rekomendasi terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Maros tahun 2012, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros juga menyinggung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros.

Ketua panitia khusus (pansus) LKPJ Bupati Maros tahun 2012, Akbar Endra menilai rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros ini masih minim fasilitas sehingga dikeluhkan warga. Keluhan juga menyoal adanya perbedaan penanganan antara pasien Jamkesmas, Jamkesda dan pasien umum.

“Selain itu, belum cukupnya tenaga dokter dan tenaga para medis dibandingkan dengan rasio penduduk yang dilayani, menyebabkan pelayanan rawat jalan yang belum optimal,” ujarnya, Senin (18/3/2013).

Menanggapi paparan ini, Direktur RSUD Salewangang Maros dr H Eddy Mokhtar mengemukakan sangat mengapresiasi masukan dan saran dari DPRD Maros.

“Itu menjadi masukan yang baik, hanya saja beberapa hal kami anggap tidak sesuai, saat ini kami memiliki 11 ruang VIP, yakni VIP Anggrek 4 kamar, VIP Melati 7 kamar,” paparnya.

Sementara tempat tidur yang ada untuk kelas I sejumlah 12 tempat tidur, kelas II sejumlah 11 tempat tidur, kelas III sejumlah 57 tempat tidur, perawatan bayi 10 tempat tidur dan 16 tempat tidur yang menempati ruang baru jadi total 114 tempat tidur.

“Terkait pelayanan, kami telah memberikan pelayanan yang maksimal, termasuk layanan medis yang sama kepada setiap pasien, sesuai prosedurnya. Untuk fasilitas tentu berbeda antara pengguna Jamkesmas, Jamkesda dan umum, karena aturannya memang begitu,” ujarnya.

Meski memberikan kritikan, pansus juga mengusulkan sudah saatnya dipikirkan perubahan status RSUD Salewangang Maros menjadi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan. (Ilo)

Tags: RSUD


Leave a Reply

Kabar Terbaru