Breaking News
Home / Headline / Penghargaan / Buka Pelatihan Kewirausahaan UMKM, Sekda Tekankan Totalitas Kemandirian Usaha

Buka Pelatihan Kewirausahaan UMKM, Sekda Tekankan Totalitas Kemandirian Usaha

Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM Kabupaten Maros menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Maros yang berlangsung di Baruga B Kantor Bupati pada Selasa, 18 juni 2019. Kegiatan yang diikuti oleh para pelaku ekonomi makro, kecil dan menengah seluruh kecamatan se-Kabupaten Maros ini dimaksudkan untuk memacu dan memotivasi mereka dalam meningkatkan usaha yang sedang dijalankan.  

Asisten III Administrasi Umum Setda, H. Sulaeman Samad yang menjadi salahsatu pembicara dalam forum pelatihan ini memberikan motivasi kepada pelaku dunia usaha UMKM agar tidak mudah menyerah dan berkecil hati menghadapi tantangan dalam dunia usaha yang digeluti. Beliau juga memberikan gambaran real mengenai sejumlah figur yang merupakan orang asli Maros yang mampu meraih kesuksesan dalam dunia wirausaha yang mereka geluti, meskipun dalam perjalan mencapai fase kesuksesan, melalui begitu banyak tantangan.

Dilain pihak, Sekda  Drs. H. Baharuddin, MM., PIA dalam sambutannya sembari membuka acara pelatihan ini menekankan pentingnya totalitas kemandirian dalam berwirausaha. “…..produk UMKM yang dihasilkan harus dikemas dengan baik, sebab jika dari luar nampak bagus, saya yakin orang akan tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan. Dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah kita harus betul-betul mampu secara total mandiri, sebagai contoh, produk jamur tiram ini (sembari menunjukkan produk yang dimaksud) dikembangkan disini, akan tetapi saya tau persis bahwa bibit jamur tiram ini didatangkan dari luar, bukan berasal dari daerah kita”. Kenapa kita tidak mampu secara mandiri mengembangkan produk yang memang murni hasil dari daerah ini. Saya beri contoh, di daerah Camba, cabe dan tomat ketika tiba musim panen, hasilnya melimpah, bahkan sampai banyak yang menjadi busuk. Kenapa kita tidak buatkan produk cabe dan saos dengan dikemas secara baik dan menarik sehingga bisa bersaing di pasar,” paparnya.

Melalui pelatihan ini, Sekda mengharapkan para peserta pelaku usaha UMKM dapat menimba ilmu agar menjadi lebih inovatif dan mampu menghasilkan produk lokal dengan kemandirian didalamnya dan juga membuka lapangan kerja bagi orang disekitarnya. Untuk mengembangkan usaha, Pihak Perbankan membuka akses untuk memberi bantuan modal usaha tanpa anggunan agar UMKM bisa menjadi salahsatu sektor yang mengangkat perekonomian masyarakat di daerah ini, pungkasnya.  

Check Also

Pesantren Nahdlatul Ulum Kabupaten Maros Terpilih Sebagai Model Pesantren Ramah Anak

Pesantren Nahdhatul Ulum Kabupaten Maros Sulawesi Selatan terpilih sebagai Model Pesantren Ramah Anak, penetapan ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *