10:04 am - Wednesday September 3, 2014 | Versi Beta 0.5

PNS Maros Wajib Absensi Elektronik Tiga Kali Sehari

PNS Maros Absensi Elektronik

PNS Maros Antri untuk Absensi Elektronik. (Foto: Adnan)

Maros – Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros diwajibkan mengisi absensi elektronik sebanyak tiga kali sehari. Absensi sidik jari ini diberlakukan untuk pagi, siang dan sore atau saat pulang kantor mulai Senin (22/4/2013).

Untuk pagi hari, batas waktu absensi elektronik pukul 07.30 Wita, siang hari pukul 12.00 – 13.15 Wita dan sore atau pulang mulai pukul 15.45 Wita.

Menurut Wakil Bupati (Wabup) Maros HA Harmil Mattotorang, pemberlakuan absensi elektronik tiga kali sehari ini untuk lebih mendisiplinkan PNS Pemkab Maros.

“Ini merupakan upaya mendisiplinkan pegawai. Dengan pemberlakuan absensi elektronik tiga kali sehari ini, kita berharap PNS Maros dapat semakin disiplin dalam hal jam kerja. Karena selama ini banyak juga PNS yang datang pagi untuk absensi elektronik kemudian keluar, nanti jam pulang datang lagi absensi elektronik. Inilah yang kita hindari,” ujarnya.

Selain itu kata tidak ada alasan bagi PNS untuk pulang lagi karena Pemkab Maros telah menyiapkan makan siang setiap hari. Kecuali untuk alasan tugas luar dari kantor.

Salah seorang PNS Pemkab Maros, Mardaya mengaku tidak keberatan dengan pemberlakuan absensi tiga kali sehari.

“Saya pribadi tidak permasalahkan karena memang saya tidak pernah keluar kantor. Pekerjaan saya seharian mengurusi administrasi di kantor sehingga sangat jarang meninggalkan kantor. Mungkin yang masalah adalah pegawai yang punya pekerjaan atau urusan yang banyak di luar kantor. Pasti mereka akan merasa kesulitan karena harus absensi elektronik lagi di siang hari,” ujarnya. (Alfi)

Filed in: Lainnya

2 Responses to “PNS Maros Wajib Absensi Elektronik Tiga Kali Sehari”

  1. ippank
    April 23, 2013 at 6:14 pm #

    tolong aja diperhatikan databasenya jangan sampai byk trial errorx lagi

  2. pietz
    April 29, 2013 at 12:31 pm #

    gmn dgn tenaga fungsional? apalagi dokter spesialis… smg ada yg bs mendisiplinkan.

Leave a Reply